Crowd Surf: Cara Nikmatin Musik Dengan Sensasi Terbang Di Lautan Manusia
Haloo Bestie Loki
Pernah gak, lo lagi di suatu festival atau acara musik tapi di tengah-tengah musisinya tampil tiba-tiba ada orang yang diangkat ke atas kerumunan penonton. Tapi anehnya malah gaada yang marah atau protes malah jadi ikutan nikmatin musiknya, bahkan musisinya pun juga ikut-ikutan melempar dirinya ke lautan penonton. Kira-kira ini normal gak ya? Apa gak sakit ya badannya dilempar-lempar gitu? Kok gaada yang protes sih?
Crowd Surf: Nikmatin Musik dengan Melayang di Atas Penonton
Ternyata ini hal yang lumrah loh bagi penikmat musik beraliran keras, seperti rock, punk atau metal. Ini merupakan cara mereka untuk menikmati musik kesukaan mereka. Kegiatan ini disebut ‘Surfing crowd’ atau ‘berselancar di keramaian’ yakni ketika seseorang diangkat dan dibawa melewati atas kepala orang lain di sebuah kerumunan konser atau acara musik. Orang yang melakukan ini disebut "crowd surfer". Mereka dilampaui di atas kepala semua orang, dengan tangan semua orang menopang berat badan orang tersebut.
Ide Siapa Sih Nikmatin Musik dengan Gaya Seperti Ini?
Ditelusuri dari artikel VICE, asal muasal surfing crowd pertama kali terekam pada konser band The Rolling Stones di Belanda pada 8 Agustus 1964 dan yang melakukannya ialah para penonton. Sumber lain mengatakan bahwa awal kemunculan crowd surfing ialah pada tahun 1970-an. Iggy Pop dianggap sebagai salah satu orang pertama yang melakukan crowd surfing di Cincinnati Summer Pop Festival tahun 1970.
Pada tahun 70-an musik punk muncul sebagai ekspresi bebas buat mereka yang autentik dan jujur dengan diri sendiri. Band-band punk yang main di acara underground membawa suasana yang seru total! Gak ada batasan antara musisi dan penonton. Kalau lo suka, lo tunjukin. Dari sinilah stage dive mulai jadi bagian dari gigs.
Bebas Bergerak tapi Tetap Harus Peduli Sekitar
Walau terkesan bebas untuk melakukan kegiatan tersebut, namun tetap ada aturan dan beberapa hal yang harus diperhatikan, Yakni pastikan penonton cukup padat dan mendukung untuk menopang dan mengangkat badan lo. Hal lainnya yang perlu diperhatikan yakni kalo lo mau surfing, posisiin diri lo berada di bagian depan biar lebih dekat ke panggung. Jika ada mosh pit, berada di sisi yang benar agar Anda tidak berselancar ke arah mosh. Minta seseorang untuk ngebantu lo buat berdiri dengan sopan. Jangan memanjat atau langsung melompat ke kerumunan. Jaga pergerakan kaki lo tetap terangkat untuk menghindari menendang kepala penonton lain. Bawa berat badan lo dengan cara merentangkan lengan dan kaki. Tetap kaku, tidak lemas, dan biarkan penonton menggerakkan lo secara alami. Kalau ada yang jatuh, lo bantu angkat. Karena seseru apapun, gigs musik keras selalu soal kebersamaan.
Surfing crowd di konser bukan sekadar aksi nekat atau gaya-gayaan namun, adalah bentuk ekspresi, euforia, dan kebebasan yang muncul dari energi kolektif ribuan penonton. Namun, di balik sensasinya, penting untuk tetap menjunjung keselamatan dan saling menghormati ruang pribadi sesama penonton. Dengan kesadaran dan tanggung jawab bersama, crowd surfing bisa tetap menjadi bagian dari pengalaman konser yang seru, aman, dan tak terlupakan.
Penulis: Nurul Adila

Komentar
Posting Komentar